Pseudoweton adalah aplikasi web yang menghitung dan menganalisis kombinasi weton (hari + pasaran Jawa) dan wuku, dipadukan dengan zodiak Barat dan shio Tionghoa, untuk memberi gambaran karakter dan kecocokan antar orang. Nama "Pseudoweton" sengaja menggabungkan kata "pseudo(science)", karena seluruh analisa adalah tafsir budaya untuk refleksi dan hiburan, bukan fakta ilmiah atau ramalan pasti. Ini adalah teman berpikir sebagai awal elaborasi rasa.
Zaman dulu belum ada server, belum ada statistik modern, tapi orang Jawa bisa niteni, mengamati kejadian yang berulang dari tahun ke tahun, mengenali pola, lalu mewariskannya. Begitulah weton, wuku, dan neptu lahir: bukan tebakan sekali jadi, tapi semacam ensiklopedia watak yang dicatat dan disimpulkan leluhur karena pola itu muncul berulang kali, mirip cara kerja statistik, cuma versi manual dan turun-temurun. Mungkin selain leluhur Jawa pun melakukan hal yang sama seperti di Bali bahkan di dataran Cina dan Eropa.